SURABAYA –Dianggap belum optimal sejak diresmikan pertengahan bulan Mei lalu, Dinas Perhubungan Kota Surabaya bersama Satlantas Polwiltabes akan melaksanakan rekayasa lalu lintas lanjutan di Froand Road ( FR ) Jalan A Yani.
Kasubdid Rekayasa lalu lintas Dishub Kota Surabaya Tunjung Irwandaru saat ditemui di gedung DPRD Surabaya mengatakan, dibandingkan rekayasa lalu lintas yang sudah diterapkan, akan ada perubahan yang cukup signifikan di FR A Yani. Ada tiga perubahan mendasar. Pertama; kendaraan yang melintas di FR boleh putar balik masuk Jl Ahmad Yani menuju ke utara. Jika selama ini putar balik itu dilakukan di u-turn Jl Margorejo, kini tidak lagi. “Dari evaluasi kami putaran balik dijalan menimbulkan kemacetan yang luar biasa, oleh sebab itu U-turn di Margorejo akan kita tutup,” ujarnya.
Yang kedua lanjut Tunjung, kendaraan yang melaju di FR boleh masuk ke Jl Ahmad Yani di pertigaan Margorejo itu. Di kawasan itu kini telah dipasangi traffic light untuk mengatur putar balik dan kendaraan yang lurus hendak masuk Jl Ahmad Yani menuju ke selatan. Sedangkan perubahan yang ketiga adalah perlintasan KA dekat SDN Margorejo atau biasa disebut Margorejo Stal, jalan akan dibuat searah khusus untuk jalur masuk kendaraan ke FR.
Dari rekayasa yang selama ini telah diterapkan, jalur tersebut akan kebalikannya. Yaitu perlintasan KA itu hanya dipakai untuk pintu keluar kendaraan dari FR menuju Jl Ahmad Yani. “Mulai besok (hari ini, red) dibalik. Dari FR ke Jl Ahmad Yani distop, sedangkan dari Jl Ahmad Yani ke FR silakan masuk,” papar Tunjung.
Ia mengatakan Dishub dan Satlantas Polwiltabes telah menyiapkan semua piranti untuk rekayasa jalur lalu lintas yang baru ini. Di antaranya Dishub mengepras median jalan (separator) sepanjang sekitar 8 meter di Jl Margorejo dekat traffic light. Pengeprasan ini untuk memperlancar kendaraan dari FR yang akan masuk ke Jl Ahmad Yani.
Sementara itu Kepala Dishub Eddi mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi atas rekayasa lalu lintas yang baru ini. Menurut dia, sementara ini rekayasa tersebut masih sebatas uji coba. Tetapi jika dinilai berhasil maka akan diberlakukan terus.
“Dalam masa uji coba, kita akan kerahkan personil mengatur lalu lintas di kawasan ini. Nantinya akan ada evaluasi-evaluasi untuk menilai upaya rekayasa lalu lintas ini,” tukasnya. to,ov
Tidak ada komentar:
Posting Komentar